Nyaris Sejuta Orang Positif Corona Di AS, Lebih Dari 56.000 Orang Meninggal

Berbagisemangat.com – Kasus virus Corona di Amerika Serikat terus melonjak. Jumlah kasus positif Corona di negara adikuasa itu kini telah mencapai nyaris satu juta kasus.

Menurut data penghitungan terbaru yang dilakukan Johns Hopkins University seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (28/4/2020), hingga Senin (27/4) malam waktu setempat, AS telah mencatat 987.022 kasus infeksi Corona.

Menurut data tersebut, AS juga mencatat 1.303 kematian karena virus Corona dalam waktu 24 jam terakhir. Dengan demikian, hingga Senin (27/4) malam waktu setempat, jumlah total kematian terkait COVID-19 di AS tercatat sebanyak 56.144 kematian.

Hingga kini, AS mencatat bahwa setidaknya 111.109 orang telah sembuh dari virus mematikan itu.

kimjongun_northkoreanSekedar info, di USA sudah sejuta lebih yang positif, disusul Spanyol sekitar 200 ribu dan Italia 180 ribu. Ketiga negara tersebut punya persamaan, warganya sama-sama ngeyel di awal soal social distancing. Bahkan banyak warga USA sampai sekarang masih ngeyel dan menolak social distancing dan lockdown, sampai presidennya pun ikut mendukung penolakan lockdown ini (lockdown di USA diputuskan oleh pemerintahan negara bagian masing2). Jadi kalo di Indonesia warganya masih ngeyel berdesakan di pasar tanpa jarak, ngeyel ke tempat ibadah padahal sudah ada imbauan pemuka agama dan pemerintah untuk ibadah di rumah, anak mudanya ngeyel keluyuran gak penting kemana-mana (apalagi kalo pas sahur dan malam hari), siap2 Indonesia bakal menyusul ketiga negara tersebut!!!

kimjongun_northkoreanSekedar info, di USA sudah sejuta lebih yang positif, disusul Spanyol sekitar 200 ribu dan Italia 180 ribu. Ketiga negara tersebut punya persamaan, warganya sama-sama ngeyel di awal soal social distancing. Bahkan banyak warga USA sampai sekarang masih ngeyel dan menolak social distancing dan lockdown, sampai presidennya pun ikut mendukung penolakan lockdown ini (lockdown di USA diputuskan oleh pemerintahan negara bagian masing2). Jadi kalo di Indonesia warganya masih ngeyel berdesakan di pasar tanpa jarak, ngeyel ke tempat ibadah padahal sudah ada imbauan pemuka agama dan pemerintah untuk ibadah di rumah, anak mudanya ngeyel keluyuran gak penting kemana-mana (apalagi kalo pas sahur dan malam hari), siap2 Indonesia bakal menyusul ketiga negara tersebut!!!

Related posts