Sempat Ingin Akhiri Hidupnya Setelah Kehilangan Satu Kakinya, Kopral Mugiyanto Bangkit Jadi Pribadi yang Luar Biasa hingga Berjasa Bagi Warga Sekitarnya

Berbagisemangat.com – Kisah inspiratif bisa datang dari mana saja, tak terkecuali, seorang prajurit TNI AD berkaki satu yang bernama Kopral Mugiyanto. Sebuah video yang mengisahkan perjuangan Kopral Mugiyanto ini pun diunggah di channel YouTube TNI AD.Prajurit TNI AD ini kehilangan kaki kanannya saat menjalankan misi. Pada tahun 2000 hingga tahun 2001, kesatuannya dapat tugas bersama batalyon Infantri 408 untuk penugasan di Ambon dan Maluku saat itu.

Menjadi anggota Satgas pengamanan bukanlah tugas yang ringan apalagi ia harus menghadapi saudara sebangsanya sendiri. Berangkatlah Kopral Mugiyanto ke lokasi konflik tersebut.

Mugiyanto menceritakan kisah hidupnya sebagai prajurit yang mengubah jalan hidupnya saat ini. Saat itu pukul 10.00 WIB, Mugiyanto melaksanakan patroli dengan timnya dengan jarak kurang lebih 200 meter dari pos penjagaan.

Tak terduga, saat berjalan di sebuah lahan kosong, terdengar ledakan dari sebuah ranjau tanam yang membuatnya terkapar. Akibat ledakan ranjau tersebut, Kopral Mugiyanto dibawah ke rumah sakit kala itu.”Setelah terjadi kecelakaan tugas, saya langsung dibawa ke rumah sakit, dan selama seminggu saya tidak sadar.Kemudian saya dirujuk di RSPAD Gatot Subroto,” sebut Mugiyanto.

Hasil gambar untuk kopral mugiyanto"

Setelah bangun dari koma tersebut, ia sempat tidak percaya apa yang telah menimpanya dirinya.”Dokter gimana dok? Saya gimana dok? kaki saya ini dok?” kata Kol. CKM. dr. Daniel L. W, tim medis Satgas Maluku tirukan kata-kata Mugiyanto.

Dari peristiwa tersebut, sempat membuat Mugiyanto putus asa hingga ingin untuk mengakhiri hidupnya.”Saya sudah nggak ada gunanya lagi dok, saya sudah bukan lagi tentara dok, untuk apa saya hidup dok, kaki saya sudah nggak ada dok,” tiru Daniel.

Mugiyanto merasa sudah tak berguna dan takut tidak diterima oleh kekasihnya lagi. Namun, dengan sangat telaten sang kekasih yang saat ini menjadi istrinya tetap berada di sisi Mugiyanto untuk menjadi penyemangatnya kala itu.

Mugiyanto akhirnya menerima apa yang telah terjadi di kehidupannya saat itu. Oleh dukungan dari kekasihnya tersebut membuat sugianto kembali semangat menjalankan hidup. Namun tetap saja terbersit dalam pikirannya mengenai ketidaksempurnaannya tersebut.

Ia kini tergabung dalam anggota Koramil 19/Borobudur. Dan kini, masa-masa kelam yang hampir merenggut nyawanya tersebut telah terlewati. Dengan keuletan dan dukungan dari orang-orang di sekitarnya membuatnya bangkit menjadi pribadi yang luar biasa.

Kopral Mugiyanto kini menjadi prajurit dan petani yang sukses. Dari sebelum mendapat musibah hingga membuat kakinya hilang satu tersebut ia telah menyukai dunia pertanian.Hingga saat ini, dunia pertanianlah yang menjadikannya merasa hidup kembali setelah keterpurukan yang menimpanya.

Mugiyanto menjadi pengusaha buah kelengkeng yang juga membantu warga sekitar Borobudur hingga pengembangan pupuk organik yang bisa dikenal dunia.Bersama masyarakat sekitar, setiap tahunnya kebun kelengkeng yang ia kelola tersebut telah bisa menghidupinya dan warga sekitar.

Dari keterpurukan yang pernah hinggap di hidupnya kini prajurit TNI AD yang gagah berani tersebut telah menuai hasil kerja kerasnya untuk lepas dari keterpurukan tersebut.

Related posts